Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi Pembelajaran

Evaluasi pembelajaran apresiasi sastra itu hendaknya mengandung tiga komponen dasar evaluasi, yaitu :

  1. Kognisi

Aspek kognisi artinya lebih mengutamakan pengetahuan bernalar atau pengembangan daya pikir sebagai kecerdasan otak.

  1. Afeksi

Aspek afeksi artinya lebih mengutamakan unsur perasaan atau emosional.

  1. Keterampilan

Aspek keterampilan lebih mengutamakan kemampuan siswa untuk menyelesaikan tugas. Dalam pembelajaran apresiasi sastra anak pada umumnya mengenal dua bentuk penilaian, yaitu:

  1. a)penilaian prosedur, yang meliputi penilaian proses belajar dan penilaian hasil belajar, dan
  2. b)instrumen atau alat penilaian, yang meliputi tanya jawab, penugasan, esai tes dan pilihan ganda. Oleh karena itu, evaluasi harus dijelaskan komponen dasar yang akan dievaluasi, artinya harus jelas aspek-aspek yang akan dievaaluasi.

Cara yang digunakan untuk mengevaluasi, misalnya dengan:

  1. a)Tanya jawab
  2. b)Penugasan
  3. c)Esai Tes
  4. d)Pilihan Ganda

Konsep Dasar Sastra dan Manfaat Sastra dalam Pendidikan

Sastra merupakan salah satu hasil dari cipta, rasa dan karsa manusia. Sastra adalah suatu kegiatan kreatif, sebuah karya seni. Keberadaan sastra dalam kehidupan manusia telah menyedot perhatian dari para penikmat seni. Sebagai salah satu seni, sastra memiliki konsep dasar yang menjadikan sastra berbeda dengan seni lainnya. Ada empat konsep yang akan dibahas dalam perkuliahan ini, yaitu: (1) kaidah sastra; (2) ciri-ciri sastra; (3) wilayah studi sastra; dan (4) wilayah kesusastraan. Keempat konsep tersebut adalah sebagai berikut ini.

Baca juga: