Berdasarkan bentuk gayanya (retorika)

Berdasarkan bentuk gayanya (retorika)

Berdasarkan bentuk gayanya (retorika)

Berdasarkan bentuk gayanya (retorika)

Menurut gaya penyampaiannya kalimat maajemuk dapat digolongkan menjadi tiga macam ,yaitu :


  1. Kalimat yang melepas

Kalimat ini disusun dengan diawali unsur utama,yaitu induk kalimat dan ikuti oleh unsur tambahan,yaitu anak kalimat. gaya penyajian kalimat itu disebut melepas. Unsur anak kalimat ini seakan-seakan dilepaskan saja oleh penulisnya dan kalau pun unsur ini tidak di ucapkan,kalimat itu sudah bermakna lengkap. Misalnya :

  1. Saya akan dibelikan motor oleh ayah jika saya lulus ujian sekolah.
  2. Kalimat yang berklimaks

Yaitu kalimat yang disusun dengan diawali oleh anak kalimat dan diikuti oleh induk kalimat. Misalnya :

  1. Karena sulit kendaraan,ia datang terlambat ke sekolahnya.
  2. Kalimat yang berimbang

Yaitu kalimat yang disusun dalam bentuk maemuk setara atau majemuk campuran,gaya penyajian kalimat itu disebut berimbang. Misalnya :

Jika stabilitas nasiaonal mantap, masyarakat dapat bekerja dengan tenang dan  dan dapat beribadah dengan leluasa.

  1. Jenis kalimat Menurut Fungsinya

Sesuai Tata Bahasa Buku Bahasa Indonesia (2003:337) disebutkan berdasarkan bentuk atau kategori sintaksisnya kalimat dibedakan atas empat macam,yaitu :

  1. Kalimat berita atau pernyataan (deklaratif),
  2. Kalimat tanya (introgatif),
  3. Kalimat perintah (imperatif),dan
  4. Kalimat seru (ekslamatif)
  1. Kalimat Berita (Deklaratif)

Kalimat berita adalah kalimat yang dipakai  untuk menyatakan suatu berita. Ciri-ciri kalimat berita, yaitu : bersifat bebas,boleh langsung atau tak langsung,aktif atau pasif,tunggal atau majemuk , berintonasi menurun dan kalimatnya diakhiri tanda titik (.).

Contoh :

  1. Pembagian beras gratis di kampungku dilakukan kemarin pagi.
  2. Perayaan HUT RI 63 berlangsung meriah.
  1. Kalimat Tanya (Introratif)

Kalimat tanya adlah kalimat yang dipakai untuk memperoleh informasi.Ciri –ciri kalimat tanya, yaitu : diakhiri tanda tanya(?), berintonasi naik dan sering pula hadir kata apa(kah), bagaimana, dimana, siapa, yang mana,dll. Contoh :

  1. Apakah barang ini milikmu?
  2. Kapan adikmu kembali ke Indonesia?