Bolt dan First Media sudah layani ribuan pelanggan yang refund

Bolt dan First Media sudah layani ribuan pelanggan yang refund

Bolt dan First Media sudah layani ribuan pelanggan yang refund

Kementerian Komunikasi dan Informatika terus memantau proses pengembalian dana pelanggan PT. First Media (KBLV) dan PT. Internux (Bolt) yang ditutup sejak Desember lalu.

“Berdasarkan pantauan Kementerian Komunikasi dan Informatika pada tanggal 7 Januari 2019 sudah 4.711 pelanggan layanan telekomunikasi PT Internux dan PT. First Media, Tbk yang menyelesaian proses refund atau pengambilan haknya,” kata Plt. Kepala Biro Humas Kominfo, Ferdinandus Setu, dalam keterangan tertulis, Selasa.

Pantauan mereka sejak 28 Desember, tanggal izin penggunaan frekuensi untuk kedua

perusahaan tersebut dihentikan, hingga 7 Januari, sebanyak 3.684 melakukan refund dengan mendatangi gerai layanan, sementara 1.027 pelanggan refund secara online.

Pemantauan proses pengembalian itu dilakukan Kementerian Kominfo bersama Badan Regulasi Telekomunikasi Indonesia (BRTI).

Kominfo mengakhiri izin pengunaan pita frekuensi radio 2,3GHz untuk PT. Internux

(Bolt), PT. First Media, Tbk dan PT. Jasnita Telekomindo karena tidak melunasi Biaya Hak Penggunaan (BHP) spektrum kepada negara.

Keputusan pencabutan izin penggunaan pita frekuensi radio untuk penyelenggaraan jaringan tetap lokal berbasis Packet Switched yang menggunakan pita frekuensi radio 2,3GHz untuk keperluan layanan pita lebar nirkabel (wireless broadband) PT. Internux didasari Keputusan Menteri Kominfo nomor 1012 tahun 2018, sementara untuk PT. First Media, Tbk dalam keputusan nomor 1011 tahun 2018.

Pengakhiran izin juga berlaku untuk PT. Jasnita Telekomindo berdasarkan Kepmen Kominfo

nomor 1013 tahun 2018. Jasnita pada November lalu, saat kabar tunggakan mencuat, sudah mengembalikan izin penggunaan frekuensi radio 2,3GHz.

 

sumber :

https://ruangseni.com/seva-mobil-bekas/