Cara Membedakan Aki Mobil Asli dan Aki Mobil Rekondisi

Pernahkah Anda saat membeli aki namun ternyata telah soak? Padahal belum satu tahun aki yang kita beli tersebut digunakan atau bahkan baru tiga bulan. Masalah ini seringkalidirasakan oleh semua konsumen sampai-sampai merugikannya.

“Untuk tahu mana yang pribumi dan tidak paling susah. Mau bagaimana caranya?,” ucap Satriawan Agung, Corporate Public Relation Officer PT Wacana Prima Sentosa, yang adalahprodusen aki Massiv.

Biasanya aki yang cepat bobrok adalahaki bekas yang telah dilaksanakan rekondisi. Meskipun begitu, aki rekondisi pun dapat dikenali. Hal ini disebutkan oleh Technical Operational Fast Pancoran, Muksin yang akhirnya menyerahkan sedikit cerminan mengenai aki-aki pribumi yang adalahhasil rekondisi.

“Pada lazimnya aki yang adalahhasil rekondisi terminalnya telah tergores dan covernya nampak gembung. Di samping itu, tampilan warnanya pun sudah menghitam. Kalau telah lama tidak digunakan kan bakal gembung, bai kaki basah maupun kering. Tapi bila aki kering seringkali jarang yang rekondisi,” ucapnya.

Namun, ciri yang paling gampang diketahui ialah harganya. Jika harga yang ditawarkan jauh lebih murah dikomparasikan dengan harga pasaran, maka kita patut curiga, lagipula ditambah dengan garansinya yang tidak bakal berani menyerahkan dalam jangka masa-masa lama.

“Soal harganya pun bahkan dapat setengahnya. Malahan dia dapat tahu situasi akinya berapa persen, yang tentunya tentu akan memprovokasi harga. Kalau kondisinya barangkali masih 80-90 persen, ya guna harganya masih serupa-serupa dengan aki baru. Garansinya juga seringkali cuma berani ngasih tiga bulan. Kalau aki terbaru, seringkali garansi yang diberikan ialah satu tahun,” tambahnya lagi.

Sumber : https://www.mixcloud.com/sevamobilbekas/