KAMU KESELEK ALIAS TERSEDAK? PELAJARI HEIMLICH MANEUVER AGAR BAHAYANYA TERATASI

KAMU KESELEK ALIAS TERSEDAK? PELAJARI HEIMLICH MANEUVER AGAR BAHAYANYA TERATASI

Kata siapa keselek dengan sebutan lain tersedak itu persoalan sepele? Beberapa orang telah menjadi korban dan rasanya ini saatnya bagi kita untuk belajar Heimlich Maneuver.

Coba cari kata “keselek” atau “tersedak” di Google—kamu barangkali bakal mendapatkan beberapa berita soal orang-orang yang meninggal dunia karenanya. Di London, seseorang tewas sebab keselek daging, sedangkan di China, seorang remaja tersedak sementara minum bubble tea dan berakhir tragis.

Pertanyaannya, apakah sesungguhnya “keselek” ini sebegitu membahayakannya?

Tersedak makanan barangkali terdengar terlalu sepele dan mestinya mampu langsung diatasi. Tapi nyatanya, keadaan ini sesungguhnya patut disoroti sebab suplai oksigen yang diterima seseorang menuju otaknya mampu terpotong dan membahayakan nyawa.

Sebuah video beredar di sarana sosial, menampilkan keadaan seseorang nampak tersedak dan memerlukan bantuan. Video ini menunjukkan betapa kita tak mampu ulang remehkan kejadian “keselek” sebab nyawa mampu menjadi taruhannya.

Lantas, bagaimana kita mampu meyakinkan seseorang tengah tersedak dan sesungguhnya memerlukan bantuan?

Dikutip dari Hellosehat.com, mereka-mereka yang tengah tersedak mampu dilihat dari gerak tubuhnya. Tak sedikit dari korban bakal mencengkeram tenggorokannya, tapi tersedia pula yang masih mampu sedikit bicara, batuk, menangis, dan bernapas.

Keadaan bakal menjadi lebih mengerikan jikalau objek yang berada di saluran napasnya terus menahan jalannya oksigen, bahkan sampai 4-6 menit. Akibat paling fatal yang mampu terjadi adalah ada rusaknya otak.

Secara umum, keadaan tersedak mampu dilihat dari gejala sebagai berikut:

1. tidak mampu mengeluarkan batuk,

2. ada problem untuk bernapas, atau bahkan menghasilkan napas bersama dengan nada berisik,

3. kulit, bibir, dan kuku beralih membiru,

4. tidak mampu bersuara,

5. terhadap keadaan lebih parah, korban mampu saja hilang kesadaran.

Pertanyaan selanjutnya, apa yang mampu kita jalankan jikalau tersedia orang-orang yang tiba-tiba “keselek” dan menampilkan gejala yang mengkuatirkan layaknya itu?

Jawabannya, pasti saja, adalah Heimlich maneuver.

*JENG JENG JENG*

Pertolongan pertama untuk orang-orang tersedak ini disebut sebagai Heimlich maneuver. Konon, tindakan Heimlich berfungsi untuk berikan tekanan terhadap perut dan dada sehingga objek yang menjadi penyebab tersedaknya seseorang mampu lepas nampak dari saluran napas.

Hmmm, layaknya apa dan bagaimanakah Heimlich maneuver ini?

1. Posisikan diri untuk berdiri di belakang orang yang tersedak, selanjutnya lingkarkan tangan di pinggangnya layaknya posisi memeluk dengan sebutan lain back hug. Tapi ingat, sebab ini bukan drama Korea, fokuskan pikiranmu untuk menopang orang ini, bukan untuk bermesra-mesraan.

2. Pastikan untuk letakkan keliru satu kakimu di antara kedua kakinya agar, jikalau setiap waktu ia pingsan, anda mampu menyangganya.

3. Kepalkan keliru satu tangan dan masukkan ibu jarimu ke didalam kepalan tersebut. Dengan posisi kepalan berada di atas pusar (tapi selalu di bawah tulang dada), hadapkan segi luar ibu jari ke arah perut orang tersebut.

4. Buat sentakan yang kuat ke arah perut orang yang tersedak tadi bersama dengan keras dan cepat, bersama dengan mengarah ke atas.

Pada korban yang merupakan wanita hamil, anda mampu melakukannya bersama dengan letakkan kepalan tangan lebih sedikit ke atas, yakni di kurang lebih dasar tulang dada.

Pada dasarnya, pengetahuan soal Heimlich maneuver ini patut untuk dipelajari demi jauhi kejadian-kejadian tidak di idamkan dari momen tersedak. Bahkan jikalau kita sendiri yang tersedak, metode yang serupa mampu kita memanfaatkan terhadap diri sendiri.

A-apa??? Udah mah keselek sendiri, eh perlu Heimlich maneuver sendiri???

Iya, Saudara-saudara, nyatanya kita sesungguhnya mampu jalankan Heimlich maneuver sendiri, layaknya dijelaskan sebagai berikut:

1. Kepalkan tangan, selanjutnya letakkan di atas pusar, bersama dengan posisi ibu jari menghadap ke arah perut

2. Genggam kepalan memanfaatkan tangan satunya, selanjutnya dorong ke didalam atas

3. Ulangi setidaknya 5 kali, atau sampai objek nampak dan badan merasa merespons bersama dengan proses bernapas dan batuk.

Gimana, gimana? Caranya nggak beda-beda terlalu bersama dengan langkah sebelumnya, kan? Hanya—tentu saja—melakukan Heimlich maneuver sendiri itu pastilah minus adegan back hug.

Tapi ya nggak apa-apa, dong. Lagian, didalam keadaan kronis kok sempet-sempetnya mikirin back hug—lah wong didalam keadaan normal aja nggak tersedia yang back hug termasuk nggak apa-apa, kok!

Sumber : https://penjaskes.co.id/

Baca Juga :