Ini Dia Pemenang Sayembara Logo PKFA UIN Ar-Raniry

Ini Dia Pemenang Sayembara Logo PKFA UIN Ar-Raniry

Ini Dia Pemenang Sayembara Logo PKFA UIN Ar-Raniry

Ini Dia Pemenang Sayembara Logo PKFA UIN Ar-Raniry
Ini Dia Pemenang Sayembara Logo PKFA UIN Ar-Raniry

Rahmat Syawali, mahasiswa Prodi Sejarah dan Kebudayaan Islam (SKI) Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry ditetapkan sebagai pemenang sayembara logo Pekan Kreatifitas Fakultas Adab dan Humaniora (PKFA) ke 7 tahun 2017.

Ketua DEMA Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry, Muhammad Zami menyebutkan terpilihnya Rahmat Syawali setelah melalui proses seleksi yang dilakukan panitia sayembara PKFA UIN Ar-Raniry. Sejak dibuka pendaftaran pada 12 sampai 22 Januari 2017, panitia menerima sebanyak 6 logo.

“Sayembara logo ini pertama kali kita lakukan dan dikhususkan untuk mahasiswa

Fakultas Adab dan Humaniora UIN Ar-Raniry. Hal tersebut guna untuk menarik bakat dan minat mahasiswa fakultas adab dalam berkarya,” kata Zami, Rabu malam, 25 Januari 2017 di Banda Aceh.

Dikatakannya, pemenang dari sayembara ini akan digunakan sebagai logo resmi pada pergelaran PKFA yang dijadwalkan akan berlangsung pada bulan Maret mendatang. Diakuinya, hingga saat ini sejumlah persiapan terus dilakukan untuk mensukseskan event tahunan itu.

“Pada 2016 lalu kita adakan di pelataran fakultas adab, tapi tahun ini kita adakan

di samping Auditorium Aly Hasymi supaya lokasinya lebih luas,” ujar Zami.

Sementara itu, panitia sayembara Khalid menyebutkan, terpilihnya karya Rahmat Syawali setelah panitia melakukan proses penjaringan dari enam logo yang masuk sejak dibukanya pendaftaran.

Terpilihnya Rahmat Syawali baru diumumkan pada Rabu malam, 25 Januari 2017. Nantinya, logo tersebut akan direvisi kembali dimana saja masih terdapat kekurangan.

“Setiap logo yang dikirim tersebut kita juga mewajibkan menyertakan filosofi dari

logo itu sendiri, maka dari enam logo itu kita memutuskan memilih logo Rahmat Syawali,” tutupnya. []

 

Sumber :

https://mhs.blog.ui.ac.id/lili.ariyanti/2018/01/02/sejarah-kerajaan-pajajaran/