Mengasah Jiwa Alturisme Utnuk Mengikis Egoisme

Mengasah Jiwa Alturisme Utnuk Mengikis Egoisme

Mengasah Jiwa Alturisme Utnuk Mengikis Egoisme
Mengasah Jiwa Alturisme Utnuk Mengikis Egoisme

Seorang negosiator bukan pemain tunggal dalam pekerjaannya. Ia selalu berhubungan dengan orang lain sebagai lawan negosiasi, namun juga berhubungan dengan sesame dalam internal kelompoknya. Kadangkala seseorang menilai dirinya jauh lebih tinggi dari yang sebenarnya, sehingga memandang rendah orang lain. Itu artinya egoism harus ditekan sekuat mungkin agar berada dalam wilayah keseimbangan. Lawan dari egoisme adalah alturisme. Tabiat yang menghargai orang lain, mementingkan orang lain di atas kepentingannya. Namun alturisme yang ekstrim juga mengakibatkan keburukan. Lauster menyodorkan 10 nasehat utnuk mengatasi egoism :

  • Alturisme jangan dikacaukan dengan kerendahan hati yang berlebihan
  • Cobalah mempertahankan hak anda sendiri di samping mempertahankan hak setiap manusia
  • Orang yang mementingkan diri sendiri bukanlah orang sabar yang lemah
  • Tidak terbawa egoism persaingan
  • Kurangi rasa iri
  • Perjuangan untuk mencapai puncak karir dalam pekerjaan cenderung mendorong egoisme
  • Egoisme berkurang jika anda berempati
  • Kurangi pikiran untuk menceri keuntungan semata
  • Turunkan kecemasan akibat egoism
  • Percaya diri dan optimisme

Baca Juga :