Larangan Ikut Perang karena Perjanjian

Larangan Ikut Perang karena Perjanjian

Kaum muslimin berbondong-bondong meninggalkan Mekah menuju Medinah, sebuah kota yang awalannya bernama Yastrib. Hijrahnya kaum muslimin tersebut mendapat rintangan berasal dari masyarakat asli Mekah yang membenci Islam, yaitu kaum musyrikin Quraisy. Segala usaha mereka gencarkan untuk menahan kaum muslimin nampak berasal dari kota Mekah dan bergabung bersama dengan Rasulullah saw di Medinah.

Suatu hari Hudzaifah bin Yaman r.a beserta ayahnya, Husain r.a, hendak menyusul Rasulullah saw hijrah ke Medinah. Namun, di sedang perjalanan orang-orang Quraisy mencegat dan menginterogasi mereka, “Apakah kalian berdua hendak berhijrah ikuti Muhammad?”

“Tidak, kita hanya hendak ke Medinah,” jawab Hudzaifah r.a. Ia menjawab demikianlah agar mereka diizinkan lepas berasal dari kepungan orang-orang musyrikin Ouraisy.

Mendengar jawaban Hudzaifah r.a, keliru seorang berasal dari mereka berkata, “Kami izinkan kalian meneruskan perjalanan ke Medinah, tapi awas kalau kita lihat kalian berperang bersama dengan Muhammad nanti!”

“Baiklah, kita tidak dapat ikut berperang bersama dengan kaum muslimin di Badar!” kata Hudzaifah r.a tegas. Ia menyebutkan demikianlah agar terbebas berasal dari cengkeraman kaum musyrikin Quraisy, bukan karena keinginan sebenarnya.

Mendengar janji Hudzaifah, orang-orang Quraisy tersebut melewatkan mereka melanjutkan perjalanan menuju Medinah.

Hari pertemuan pada pasukan muslimin dan pasukan musyrikin Quraisy pun tiba. Mereka bersua di medan pertempuran di area Badar yang kelak dikenal bersama dengan Perang Badar.

Rasulullah saw lihat Hudzaifah r.a dan ayahnya berada di dalam barisan pasukan muslimin untuk ikut berperang melawan pasukan musyrikin Quraisy.

Kemudian beliau mendekati mereka seraya berkata, “Ingatlah perjanjian kalian bersama dengan orang-orang Quraisy untuk tidak ikut berperang bersama dengan kami. Kembalilah kalian dan tepatilah janji tersebut. Kami dapat menghendaki pertolongan Allah agar sanggup mengalahkan mereka.”

Baca Juga :