Lengkapi Fasilitas Donor Darah

Lengkapi Fasilitas Donor Darah

Lengkapi Fasilitas Donor Darah

Lengkapi Fasilitas Donor Darah
Lengkapi Fasilitas Donor Darah

KOTA BOGOR (21/12)  – Ada dua persen dari total 46 juta jumlah penduduk di Jawa Barat membutuhkan donor darah setiap tahunnya, dan Jawa Barat membutuhkan sekitar 900 ribu lebih kantong darah untuk disumbangkan kepada masyarakat Jabar yang membutuhkan.

Gubenur Jawa Barat Ahmad Heryawan (Aher) mengatakan, kebutuhan kantong darah tersebut hingga kini belum terpenuhi. Karenanya, dia meminta kepada para pihak, terutama Bupati/Walikota di Jabar guna memenuhi sarana-prasarana Palang Merah Indonesia (PMI) di tiap daerahnya.

“Saya juga menghimbau masyarakat agar terbiasa melakukan donor darah. Sebab,

donor darah bisa memberikan manfaat seperti ikut dalam program kemanusiaan dengan cara menyelamatkan jiwa manusia yang memerlukan darah,” ungkap Aher, usai acara Penganugerahan Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial bagi Pendonor Darah Sukarela 100 kali oleh Presiden RI di Istana Bogor, Kota Bogor, Jumat (18/12) pagi.

Selain itu, kata Aher, pada saat yang bersamaan, si pendonor juga bisa

meningkatkan kesehatannya. Semakin banyak dia mendonorkan darahnya, semakin terangsang sel-sel darah dalam tubuh kita untuk membuat sel-sel darah yang baru, sehingga tidak ada kerugian sedikitpun dalam berdonor.

Pada kesempatan ini, Presiden memberikan anugerah Satyalancana Kebaktian

Sosial kepada 893 Donor Darah Sukarela (DDS) dari 26 provinsi. Penerima Satyalancana termasuk DDS termuda, yaitu Riza Mustakim (32 tahun) dari DKI Jakarta, S Soesanto sebagai DDS tertua (75 tahun), dan Dedi Kurnaedi sebagai DDS terbanyak dengan 133 kali donor darah. (Pun)

 

Baca Juga :