Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa

Nilai-nilai yang dikembangkan dalam pendidikan budaya dan pembawaan bangsa diidentifikasikan berasal dari sumber Agama, Pancasila, Budaya dan Tujuan Pendidikan Nasional. Berdasarkan keempat sumber selanjutnya teridentifikasi sejumlah Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa serta Indikator Keberhasilan Sekolah Dan Kelas Dalam Pengembangan Nilai Pendidikan Budaya Dan Karakter Bangsa.

Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa
Berikut Nilai Pendidikan Budaya dan Karakter Bangsa serta Indikator Keberhasilan Sekolah Dan Kelas:

1. Religius. Sikap dan perilaku yang patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya, toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain, dan hidup rukun dengan pemeluk agama lain. cara menanam hidroponik sederhana

Indikator Keberhasilan Sekolah: Merayakan hari-hari besar keagamaan. Memiliki layanan yang bisa digunakan untuk beribadah. Memberikan peluang kepada semua peserta didik untuk melaksanakan ibadah.
Indikator Keberhasilan Kelas: Berdoa sebelum akan dan sehabis pelajaran. Memberikan peluang kepada semua peserta didik untuk melaksanakan ibadah.
2. Jujur. Perilaku yang didasarkan terhadap usaha menjadikan dirinya sebagai orang yang selamanya bisa dipercaya dalam perkataan, tindakan, dan pekerjaan.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menyediakan layanan tempat temuan barang hilang. Tranparansi laporan keuangan dan penilaian sekolah secara berkala. Menyediakan kantin kejujuran. Menyediakan kotak arahan dan pengaduan. Larangan mempunyai layanan komunikasi terhadap kala ulangan atau ujian.
Indikator Keberhasilan Kelas: Menyediakan layanan tempat temuan barang hilang. Tempat pengumuman barang temuan atau hilang. Tranparansi laporan keuangan dan penilaian kelas secara berkala. Larangan menyontek.
3. Toleransi. Sikap dan tindakan yang menjunjung perbedaan agama, suku, etnis, pendapat, sikap, dan tindakan orang lain yang tidak sama berasal dari dirinya.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menghargai dan memberikan perlakuan yang serupa terhadap semua warga sekolah tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, standing sosial, standing ekonomi, dan kemampuan khas. Memberikan perlakuan yang serupa terhadapstakeholder tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, standing sosial, dan standing ekonomi.
Indikator Keberhasilan Kelas: Memberikan pelayanan yang serupa terhadap semua warga kelas tanpa membedakan suku, agama, ras, golongan, standing sosial, dan standing ekonomi. Memberikan pelayanan terhadap anak berkebutuhan khusus. Bekerja dalam group yang berbeda.
4. Disiplin. Tindakan yang perlihatkan perilaku teratur dan patuh terhadap bermacam ketetapan dan peraturan.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Memiliki catatan kehadiran. Memberikan penghargaan kepada warga sekolah yang disiplin. Memiliki tata teratur sekolah. Membiasakan warga sekolah untuk berdisiplin. Menegakkan ketentuan dengan memberikan sanksi secara adil bagi pelanggar tata teratur sekolah. Menyediakan peralatan praktik sesuai program belajar keahlian (SMK).
Indikator Keberhasilan Kelas: Membiasakan ada tepat waktu. Membiasakan mematuhi aturan. Menggunakan busana praktik sesuai dengan program belajar keahliannya (SMK). Penyimpanan dan pengeluaran alat dan bahan (sesuai program belajar keahlian) (SMK).
5. Kerja Keras. Tindakan yang perlihatkan perilaku teratur dan patuh terhadap bermacam ketetapan dan peraturan.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menciptakan kondisi persaingan yang sehat. Menciptakan kondisi sekolah yang menantang dan memacu untuk bekerja keras. Memiliki pajangan perihal slogan atau motto perihal kerja.
Indikator Keberhasilan Kelas: Menciptakan kondisi persaingan yang sehat. Menciptakan kondisi etos kerja, pantang menyerah, dan kekuatan tahan belajar. Mencipatakan kondisi belajar yang memacu kekuatan tahan kerja. Memiliki pajangan perihal slogan atau motto perihal giat bekerja dan belajar.
6. Kreatif. Berpikir dan melaksanakan suatu hal untuk membuahkan cara atau hasil baru berasal dari suatu hal yang sudah dimiliki.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menciptakan kondisi yang menumbuhkan kekuatan berpikir dan melakukan tindakan kreatif.
Indikator Keberhasilan Kelas: Menciptakan kondisi belajar yang bisa menumbuhkan kekuatan pikir dan melakukan tindakan kreatif. Pemberian tugas yang menantang munculnya karya-karya baru baik yang autentik maupun modifikasi.
7. Mandiri. Sikap dan perilaku yang tidak enteng terkait terhadap orang lain dalam selesaikan tugas-tugas.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menciptakan kondisi sekolah yang membangun kemandirian peserta didik.
Indikator Keberhasilan Kelas: Menciptakan kondisi kelas yang memberikan peluang kepada peserta didik untuk bekerja mandiri.
8. Demokratis. Cara berfikir, bersikap, dan melakukan tindakan yang menilai serupa hak dan kewajiban dirinya dan orang lain.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Melibatkan warga sekolah dalam tiap tiap pengambilan keputusan. Menciptakan kondisi sekolah yang menerima perbedaan. Pemilihan kepengurusan OSIS secara terbuka.
Indikator Keberhasilan Kelas: Mengambil ketetapan kelas secara dengan lewat musyawarah dan mufakat. Pemilihan kepengurusan kelas secara terbuka. Seluruh product kebijakan lewat musyawarah dan mufakat. Mengimplementasikan model-model pembelajaran yang dialogis dan interaktif.
9. Rasa Ingin Tahu. Sikap dan tindakan yang selamanya mengusahakan untuk menyadari lebih mendalam dan meluas berasal dari suatu hal yang dipelajarinya, dilihat, dan didengar.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menyediakan sarana komunikasi atau Info (media cetak atau sarana elektronik) untuk berekspresi bagi warga sekolah. Memfasilitasi warga sekolah untuk bereksplorasi dalam pendidikan, ilmu pengetahuan, teknologi, dan budaya.
Indikator Keberhasilan Kelas: Menciptakan kondisi kelas yang menyebabkan rasa mengidamkan tahu. Eksplorasi lingkungan secara terprogram. Tersedia sarana komunikasi atau Info (media cetak atau sarana elektronik).
10. Semangat Kebangsaan. Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang memasang keperluan bangsa dan negara di atas keperluan diri dan kelompoknya.

Indikator Keberhasilan Sekolah:Melakukan upacara teratur sekolah. Melakukan upacara hari-hari besar nasional. Menyelenggarakan peringatan hari kepahlawanan nasional. Memiliki program melaksanakan kunjungan ke tempat bersejarah. Mengikuti lomba terhadap hari besar nasional.
Indikator Keberhasilan Kelas: Bekerja serupa dengan kawan sekelas yang tidak sama suku, etnis, standing sosial-ekonomi. Mendiskusikan hari-hari besar nasional.
11. Cinta Tanah Air. Cara berpikir, bertindak, dan berwawasan yang memasang keperluan bangsa dan negara di atas keperluan diri dan kelompoknya.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menggunakan product buatan dalam negeri. Menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Menyediakan Info (dari sumber cetak, elektronik) perihal kekayaan alam dan budaya Indonesia.
Indikator Keberhasilan Kelas: Memajangkan: foto presiden dan wakil presiden, bendera negara, simbol negara, peta Indonesia, gambar kehidupan masyarakat Indonesia. Menggunakan product buatan dalam negeri.
12. Menghargai Prestasi. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk membuahkan suatu hal yang bermanfaat bagi masyarakat, dan mengakui, serta menjunjung keberhasilan orang lain.

Indikator Keberhasilan Sekolah:Memberikan penghargaan atas hasil prestasi kepada warga sekolah. Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi.
Indikator Keberhasilan Kelas:Memberikan penghargaan atas hasil karya peserta didik. Memajang tanda-tanda penghargaan prestasi. Menciptakan kondisi pembelajaran untuk memotivasi peserta didik berprestasi.
13. Bersahabat/Komunikatif. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk membuahkan suatu hal yang bermanfaat bagi masyarakat, dan mengakui, serta menjunjung keberhasilan orang lain.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Suasana sekolah yang memudahkan terjadinya hubungan antarwarga sekolah. Berkomunikasi dengan bahasa yang santun. Saling menjunjung dan memelihara kehormatan. Pergaulan dengan cinta kasih dan mau berkorban.
Indikator Keberhasilan Kelas: Pengaturan kelas yang memudahkan terjadinya hubungan peserta didik. Pembelajaran yang dialogis. Guru mendengarkan keluhan-keluhan peserta didik. Dalam berkomunikasi, guru tidak memelihara jarak dengan peserta didik.
14. Cinta Damai. Sikap dan tindakan yang mendorong dirinya untuk membuahkan suatu hal yang bermanfaat bagi masyarakat, dan mengakui, serta menjunjung keberhasilan orang lain.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Menciptakan kondisi sekolah dan bekerja yang nyaman, tenteram, dan harmonis. Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan. Membiasakan perilaku warga sekolah yang tidak bias gender. Perilaku semua warga sekolah yang penuh kasih sayang.
Indikator Keberhasilan Kelas: Menciptakan kondisi kelas yang damai. Membiasakan perilaku warga sekolah yang anti kekerasan. Pembelajaran yang tidak bias gender. Kekerabatan di kelas yang penuh kasih sayang.
15. Gemar Membaca. Kebiasaan menyediakan kala untuk membaca bermacam bacaan yang memberikan kebajikan bagi dirinya.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Program mesti baca. Frekuensi kunjungan perpustakaan. Menyediakan layanan dan kondisi menyenangkan untuk membaca.
Indikator Keberhasilan Kelas: Daftar buku atau postingan yang dibaca peserta didik. Frekuensi kunjungan perpustakaan. Saling tukar bacaan. Pembelajaran yang memotivasi anak manfaatkan referensi.
16. Peduli Lingkungan. Sikap dan tindakan yang selamanya mengusahakan menghindar rusaknya terhadap lingkungan alam di sekitarnya, dan mengembangkan upaya-upaya untuk melakukan perbaikan rusaknya alam yang sudah terjadi.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Pembiasaan memelihara kebersihan dan kelestarian lingkungan sekolah. Tersedia tempat pembuangan sampah dan tempat cuci tangan. Menyediakan kamar mandi dan air bersih. Pembiasaan irit energi. Membuat biopori di tempat sekolah. Membangun saluran pembuangan air limbah dengan baik. Melakukan pembiasaan menengahi model sampah organik dan anorganik. Penugasan pembuatan kompos berasal dari sampah organik. Penanganan limbah hasil praktik (SMK). Menyediakan peralatan kebersihan. Membuat tandon penyimpanan air. Memrogramkan cinta bersih lingkungan.
Indikator Keberhasilan Kelas: Memelihara lingkungan kelas. Tersedia tempat pembuangan sampah di dalam kelas. Pembiasaan irit energi. Memasang stiker perintah mematikan lampu dan menutup kran air terhadap tiap tiap ruangan misalnya selesai digunakan (SMK).
17. Peduli Sosial. Sikap dan tindakan yang selamanya mengidamkan memberi perlindungan terhadap orang lain dan masyarakat yang membutuhkan.

Indikator Keberhasilan Sekolah: Memfasilitasi kesibukan bersifat sosial. Melakukan aksi sosial. Menyediakan layanan untuk menyumbang.
Indikator Keberhasilan Kelas: Berempati kepada sesama kawan kelas. Melakukan aksi sosial. Membangun kerukunan warga kelas.
18. Tanggung Jawab. Sikap dan perilaku seseorang untuk melaksanakan tugas dan kewajibannya, yang mestinya dia lakukan, terhadap diri sendiri, masyarakat, lingkungan (alam, sosial dan budaya), negara dan Tuhan Yang Maha Esa.

Indikator Keberhasilan Sekolah:Membuat laporan tiap tiap kesibukan yang dijalankan dalam bentuk lisan maupun tertulis. Melakukan tugas tanpa disuruh. Menunjukkan prakarsa untuk mengatasi kasus dalam lingkup terdekat. Menghindarkan kecurangan dalam pelaksanaan tugas.
Indikator Keberhasilan Kelas: Pelaksanaan tugas piket secara teratur. Peran serta aktif dalam kesibukan sekolah. Mengajukan usul pemecahan masalah.