Februari 2019, Jabar Alami Deflasi 0,05 %

Februari 2019, Jabar Alami Deflasi 0,05 %

Februari 2019, Jabar Alami Deflasi 0,05 %

Februari 2019, Jabar Alami Deflasi 0,05 %
Februari 2019, Jabar Alami Deflasi 0,05 %

Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Barat menyebutkan pada bukan Februari 2019, hasil dari survei di 7 kota, menunjukan jika ada sejumlah harga kebutuhan pokok yang mengalami penurunan.

“Sejumlah kebutuhan pokok mengalami penurunan harga atau deflasi,” ujar Kepala BPS Jabar Doddy Herlando di kantornya, Jumat (1/3).

Sehingga, menurutnya, sepanjang bulan Februari, hasil perhitungan BPS Jabar

mencatat telah terjadi deflasi sebesar 0,05 %. Namun untuk tingkat pedesaan deflasi turun lebih tajam yakni mencapai 0,25%.

“Ya karena kebanyakan barang kebutuhan pokok didatangkan dari pedesaan, harga di desa tentu lebih rendah,” ujarnya.

Khusus untuk beras, Doddy mengatakan kemungkinan masih akan stabil bahkan cenderung akan turun, mengingat pada bulan Maret dan April akan ada panen raya. Biasanya saat panen raya harga akan kembali turun.

Sehingga untuk Januari dan Februari, Jawa Barat mengalami inflasi sebesar 0,28.

Angka ini jauh lebih rendah dari inflasi tahun lalu, Januari-Februari 2018 yang mencapai 1,19%.

“Deflasi dan inflasi sebagai indikator ekonomi. Deflasi bukan berarti baik, bisa saja

ini menunjukan tingkat konsumsi yang rendah. Yang harus dipertahankan adalah stabilitas harga, kalau ada naik atau turun, kenaikannya stabil, atau moderat,” tuturnya. Jo

 

Sumber :

https://blog.fe-saburai.ac.id/peranan-tumbuhan-paku/