Pembangunan Sekolah dalam Rangka Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan

Pembangunan Sekolah dalam Rangka Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan

Pembangunan Sekolah dalam Rangka Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan

Pembangunan Sekolah dalam Rangka Peningkatan Mutu dan Pemerataan Pendidikan

Pemerintah Jawa Barat

menargetkan setiap kecamatan memiliki satu SMA dan satu SMK. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Ahmad Hadadi saat memberikan pembinaan di SMK Negeri 1 Padaherang, Kabupaten Pangandaran, pada Jumat, 26 Oktober 2018. Untuk merealisasikan komitmen tersebut, pemerintah mengaalokasikan dana untuk pengadaan lahan dan membangun Ruang Kelas Baru (RKB).

“Pembangunan sekolah Ini diadakan dalam rangka memenuhi komitmen kita untuk program setiap kecamatan memiliki satu SMA dan satu SMK. Dengan adanya sekolah ini, diharapkan semua anak Jabar bisa sekolah,” ujar Hadadi saat ditemui sesusai acara.

   Hadadi mengatakan

dengan tercapainya target program tersebut, ia berharap akses pendidikan akan lebih mudah. Sehingga semua anak bisa sekolah. Selain itu, tujuan lainnya adalah dalam rangka peningkatan mutu dan pemerataan pendidikan.

Kita membangun Ruang Kelas Baru (RKB)

Unit Sekolah Baru, pengadaan lahan untuk SMA dan SMK yang masih satu atap. Diharapkan secepatnya bisa kita selesaikan. RKB diprioritaskan untuk sekolah-sekolah yang sudah ada lahan, jumlah murid banyak sehingga perlu penambahan kelas,” ujar Hadadi menjelaskan.

Sementara itu, Kepala Bidang Pendidikan Menengah Kejuruan (PMK) Dinas Pendidikan Jawa Barat, Dodin Rusmin Nuryadin mengatakan jumlah SMK Negeri di Jawa Barat, baru berjumlah 274 sekolah dari 630 kecamatan. Ini adalah komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang terus berfokus pada pembagunan sekolah.

Kita ini, jumlah sekolah negeri ada 274 sekolah

Sedangkan kecamatan ada 630, masih banyak kekurangannya walaupun banyak sekolah swasta,” ujar Dodin.

Setiap tahunnya pemerintah mengajuan pembangunan unit sekolah baru yang berfokus pada sekolah-sekolah di daerah terpencil dan sekolah yang masih ‘menempel’ dengan sekolah lain (Sekolah satu atap). Pada 2016 lalu, pemerintah membangun sembilan unit sekolah baru. Tahun ini pemerintah menargetkan lima unit sekolah baru. Begitu pula pada 2019, pemerintah menargetkan lima unit sekolah baru.

 

Sumber : https://pengajar.co.id/