Macam Macam Sosial Respon

Macam-macam sosial respon

Macam Macam Sosial Respon

Macam-macam sosial respon
Macam-macam sosial respon

Terdapat 2 macam sosial respon yaitu

konformitas dan non konformitas. Konformitas dibagi menjadi dua bagian yaitu conversion atau private acceptancedan compliance. Sedangkan non-konformitas juga dibagi menjadi dua bagian yaitucounterconformity atau anticonformity dan independence.

Conversion atau Private Acceptance

Perubahan perilaku dan keyakinan seseorang yang sesuai dengan tekanan dari kelompok, namun dirinya sendiri memang menghendaki perilaku tersebut.

Contoh : Saya memiliki kelompok/gank yang memiliki kebiasaan merokok, pada suatu hari semua teman saya menyuruh saya merokok, saya sendiri orang yang bersikap positif terhadap rokok, maka saya akan dengan senang hati berkonformitas.

Compliance

Perubahan perilaku dan keyakinan karena adanya tekanan dari kelompok tetapi dirinya sendiri tidak menghendaki perilaku tersebut.

Contoh: Saya memiliki kelompok/gank yang memiliki kebiasaan merokok, pada suatu hari semua teman saya menyuruh saya merokok, saya sendiri orang yang bersikap negatif terhadap rokok, namun saya tetap merokok demi memnuhi harapan kelompok.

Counterconformity atau Anticonformity

Suatu tindakan yang merupakan kebalikan dari apapun yang direkomendasikan kelompok.

Contoh: Saya memiliki kelompok/gank yang memiliki kebiasaan merokok, pada suatu hari semua teman saya menyuruh saya merokok, saya sendiri orang yang bersikap negatif terhadap rokok, sehingga saya akan mengadakan gerakan anti merokok untuk memerangi perilaku merokok.

Independence

Orang-orang yang menolak untuk tunduk kepada kehendak mayoritas, dapat mereka menunjukkan kemerdekaan. Melakukan sesuatu sesuai dengan norma mereka sendiri.

Contoh: Saya memiliki kelompok/gank yang memiliki kebiasaan merokok, pada suatu hari semua teman saya menyuruh saya merokok, saya sendiri orang yang bersikap negatif terhadap rokok, saya tidak akan iikut merokok namun saya tetap menghargai kehendak teman saya yang ingin merokok.

Sumber : https://dosen.co.id/