Peran Generasi Muda di Era Milenial Harus Dimaksimalkan

Peran Generasi Muda di Era Milenial Harus Dimaksimalkan

Potensi pariwisata Indonesia dinilai belum tergali maksimal. Ditengarai urusan tersebut salah satunya dampak minimnya promosi. Karena tersebut untuk memaksimalkan potensi itu pemerintah diminta terus memaksimalkan peran generasi milenial untuk menaikkan sektor pariwisata.

Anggota Komisi X DPR Ledia Hanifa Amaliah mengatakan, generasi milenial yang paling akrab dengan teknologi internet dan media sosial (medsos) bisa menjadi ujung tombak promosi pariwisata. Bukan melulu promosi pariwisata di dalam negeri, tetapi sampai ke semua dunia.

”Mereka sudah paling familier dengan medsos dan internet, tidak sedikit yang dapat mereka kerjakan. Kalau mereka dapat didorong guna promosi pariwisata, cakep banget,” ujar Ledia ketika Pelatihan Dasar SDM Kepariwisataan (Pariwisata Goes To Campus) di STIE INABA, Bandung, Jawa Barat, kemarin.

Agar peran  mereka maksimal, generasi milenial tersebut harus diberi pemahaman mengenai pariwisata. Sebab masih tidak sedikit generasi milenial yang mengetahui pariwisata melulu sebatas destinasi. Padahal, menurut keterangan dari pelajaran.id Ledia, pariwisata punya ruang lingkup lebih luas sebagai penggerak roda perekonomian.

“Misalnya saja soal kuliner. Banyak masyarakat yang menilainya tersebut sebatas kuliner saja. Padahal kuliner pun dapat menjadi objek wisata sebab tidak tidak banyak wisatawan yang melulu datang untuk mengejar jenis kuliner tertentu. Belum lagi soal sejarah dan lainnya, itu dapat dijadikan objek wisata,” sebut Ledia.

Perkembangan teknologi yang semakin cepat pun memungkinkan mereka mempromosikan dan membantu menjual potensi pariwisata di wilayah masing-masing.

“Anak-anak muda ini dapat promosi di internet mengenai Jabar dan sekitarnya. Misalnya mengenai apa yang dapat dilihat atau hal-hal yang menarik. Mereka juga dapat menjadi local guide-nya,” tandas Ledia.

Asisten Deputi Pengembangan SDM Pariwisata dan Hubungan Antarlembaga Kementerian Pariwisata Wisnu Bawa Tarunajaya menambahkan, dalam kurun masa-masa tiga tahun terakhir, pihaknya terus menyerahkan pemahaman mengenai pariwisata untuk masyarakat, tergolong generasi milenial lewat program Pariwisata Goes To Campus.

“Kami berikan pemahaman dan penyadaran untuk mereka bahwa apa juga sebenarnya dapat menjadi produk pariwisata,” katanya.