Paradigma Kurikulum 2013

Paradigma Kurikulum 2013

Table of Contents

Paradigma Kurikulum 2013

Kurikulum 2013 bertujuan untuk membuahkan insan Indonesia yang produktif, kreatif, inovatif, dan afektif melalui penguatan sikap, keterampilan, dan pengetahuan yang terintegrasi. Buku teks pelajaran memiliki peran yang sangat mutlak dalam mengimplementasikan Kurikulum 2013. Berikut ini tersedia sebanyak enam (6) di pada komponen paradigma Kurikulum 2013 yang harus diperhatikan oleh penulis dalam menyusun atau mengembangkan buku teks pelajaran.

Paradigma Kurikulum 2013

Berbasis Aktivitas
Kombinasi buku siswa dan buku guru yang dikembangkan oleh penulis harus mengusahakan hal-hal berikut.

Siswa diarahkan untuk melacak jelas esensi berasal dari pembelajaran bersama dengan usaha yang dilakukannya.
Proses kontrol senantiasa dijalankan oleh guru untuk menanggung efektivitas dan efisiensi sistem pembelajaran, dan hal ini cocok bersama dengan standar sistem yang ada.
Guru harus kreatif melacak fasilitas dan metode pembelajaran yang optimal untuk tiap tiap bagian yang akan menjadi materi pembelajaran selagi itu.
Guru mampu melacak solusi bermacam rintangan yang tersedia dan deviasi berasal dari kondisi ideal, perumpamaan minimnya fasilitas, kondisi pengetahuan basic siswa yang lemah, dan lainnya.
Pembelajaran Saintifik
Dalam pembelajaran saintifik, tersedia hal-hal yang harus diperhatikan oleh penulis. Hal-hal tersebut adalah sebagai berikut.

Penulis harus pilih pendekatan saintifik yang cocok bersama dengan mata pelajaran dan topik yang akan diajarkan.
Penulis harus memberikan alternatif sistem implementasi yang baik cocok bersama dengan bagian materi yang dibahas.
Penulis harus menopang guru dalam mengontrol jalannya sistem pembelajaran saintifik ini.
Penulis harus menopang guru supaya hal-hal pokok berasal dari tujuan capaian mampu dipenuhi oleh nyaris seluruh siswa.
Pendekatan Discovery (Paradikma Kurikulum 2013)
Kombinasi buku siswa dan buku guru yang dikembangkan oleh penulis harus mampu menopang guru dalam hal-hal berikut.

Memilih bagian spesifik suatu materi berasal dari keseluruhan materi yang cocok dan lumayan ideal untuk disampaikan bersama dengan mengfungsikan pendekatan discovery.
Memastikan ketersediaan layanan yang diperlukan.
Mencoba kegiatan/pendekatan terutama dahulu yang dijalankan oleh guru.
Mengontrol jalannya sistem dalam mengimplementasikan pendekatan discovery.
Memastikan hal-hal pokok berasal dari tujuan capaian yang mampu dipenuhi oleh nyaris seluruh siswa.
Pendekatan Real Life
Kombinasi buku siswa dan buku guru yang dikembangkan oleh penulis harus mampu menopang guru dalam mengimplementasikan pendekatan pembelajaran real life seperti berikut.

Mulai berasal dari hal-hal yang dekat bersama dengan kehidupan siswa.
Secara bertahap mampu masuk ke dalam rancangan sederhana, dan selanjutnya ke rancangan yang lebih tinggi.
Aspek diversifikasi harus diperhatikan.
Aplikasi rancangan yang berhubungan bersama dengan dunia nyata harus ditunjukkan dan bila amat mungkin siswa diberikan akses ke lingkungan tersebut.
Mendorong Tumbuhnya High Order Thinking
Kombinasi buku siswa dan buku guru yang dikembangkan oleh penulis harus mampu menopang guru dalam mendorong berkembangnya high order thinking, pada lain melalui upaya-upaya berikut.

Pemodelan sederhana.
Open masalah yang tepat, supaya mampu mengasah kapabilitas berfikir tingkat tinggi berasal dari siswa.
Pembiasaan mengfungsikan data riil.
Pembiasaan lakukan verifikasi data.
Berfikir out of the box dan menguji hasilnya untuk membuahkan lompatan yang besar.
Penilaian Autentik dan Multi Komponen
Kombinasi buku siswa dan buku guru yang dikembangkan oleh penulis harus mampu menopang guru dalam mendorong digunakannya penilaian multi komponen dan penilaian autentik, yaitu sebagai berikut.

Menerapkan penilaian multi komponen cocok bersama dengan karakteristik mata pelajaran dan bahan pembelajaran.
Variasi metode penilaian harus tetap dikembangkan oleh guru yang bersangkutan.

Penilaian authentik bersama dengan menyimak panduan pelaksanaan yang lebih operasional (pedoman terkait). Penulis harus berikan perumpamaan di buku guru bagaimana mengimplementasikan penilaian autentik bersama dengan bermacam rintangan selagi dan lain-lain yang kemungkinan dihadapi oleh guru.